7 Penyebab Badan Gatal Setelah Mandi, Kok Bisa? Ini Penjelasannya

Siapa nih yang suka merasa kulitnya justru gatal setelah mandi? Kamu mungkin salah satunya. Padahal, tujuan kamu mandi adalah untuk menjadikan badan segar dan bersih, sehingga terhindar dari gatal-gatal. 

Akan tetapi, mandi bagi beberapa orang justru membuat kulitnya gatal. Kondisi ini sebenarnya disebabkan oleh banyak hal. Lalu, apa penyebab badan gatal setelah mandi lainnya? 

Penyebab Badan Gatal Setelah Mandi 

Kenapa setelah mandi, badan justru gatal-gatal? Kamu pasti salah satu orang yang ingin tahu penyebabnya. Dilansir dari banyak sumber, berikut beberapa penyebab badan gatal setelah mandi. 

1. Terkena Eksim 

Eksim merupakan kondisi kulit yang mengalami peradangan. Akibatnya, kulit menjadi kemerahan, gatal, kering, dan pecah-pecah. 

Bagi penderita eksim, gatal-gatal pada kulit bisa terjadi bahkan setelah mandi. Selain itu, biasanya eksim akan terasa gatal di malam hari. Kondisi ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti air panas, air dingin, atau sabun yang kurang cocok dengan keadaan kulit. 

Pasalnya, beberapa faktor tersebut memang memicu gatal pada kulit, terutama bagi para penderita eksim. Oleh karenanya, eksim menjadi penyebab seseorang mengalami gatal setelah mandi. 

2. Reaksi Alergi

Alergi merupakan sebuah respon sistem kekebalan tubuh terhadap zat asing. Ada banyak jenis alergi yang sering dialami kebanyakan orang, seperti alergi terhadap suhu dingin atau panas. 

Reaksi alergi dari kedua hal tersebut biasanya muncul seperti gatal-gatal di kulit pada bagian tubuh tertentu. Kondisi ini sering terjadi setelah seseorang mandi, terutama yang menggunakan air dingin atau air panas. 

Orang yang memiliki alergi suhu dingin umumnya akan mengalami gatal-gatal setelah mandi dengan air dingin. Adapun orang dengan alergi suhu panas akan mengalami hal yang sama apabila mandi dengan air hangat. 

3. Dermatitis Kontak 

Dilansir dari laman SehatQ, dermatitis kontak adalah kondisi kulit yang iritasi akibat terpapar atau kontak langsung dengan suatu bahan tertentu. Bahan penyebab iritasi, seperti sabun dan sampo. 

Kedua benda tersebut biasanya digunakan seseorang ketika mandi, yaitu untuk membersihkan badan dan rambut kepala. Namun, bagi beberapa orang bahan ini justru dapat memicu dermatitis kontak. Akibatnya, mereka akan mengalami gatal-gatal pada kulit yang terjadi setelah mandi.

4. Tidak Cocok dengan Sabun Mandinya

Seperti telah disebutkan, sabun mandi menjadi salah satu hal yang sangat berpengaruh terhadap gatal setelah mandi. Penyebabnya adalah kandungan dalam sabun yang kurang cocok dengan kondisi kulit seseorang. 

Alih-alih menjadikan tubuh bersih dan wangi, penggunaan sabun yang tidak tepat justru memicu gatal setelah mandi.

5. Kulit Sedang Kering Kering 

Penyebab lain gatal setelah mandi juga bisa karena kulit kering. Kondisi ini akan semakin parah saat seseorang dengan kulit kering justru mandi dengan air hangat. 

Sebab, air hangat yang digunakan ketika mandi pada waktu tertentu dapat menghilangkan minyak alami pada kulit.

Akibatnya kulit menjadi semakin kencang dan gatal. Biasanya bagian tubuh yang mengalaminya adalah bagian bawah kaki dan bawah lengan. Kasus yang lebih parah bahkan sampai membuat kulit pecah-pecah, berdarah, dan iritasi.

6. Adanya Penyakit Aquagenic pruritus 

Menurut National Institute of Health, Aquagenic pruritus adalah penyakit kulit yang ditandai dengan timbulnya rasa gatal yang parah. Hal ini bisa terjadi saat kulit terkena air, meskipun tanpa terlihat adanya lesi. 

Adapun gejala pada umumnya adalah rasa gatal yang langsung terjadi setelah kontak dengan air, misalnya ketika seseorang mandi. Gatal yang dirasakan kemudian bisa bertahan selama satu jam atau lebih. 

7. Penyakit Urtikaria kolinergik 

National Institute of Health mendefinisikan urtikaria kolinergik (CholU) sebagai tipe lain dari urtikaria kronis. Kondisi ini dapat diinduksi dengan keluhan utama berupa bintik papular yang gatal, perih, dan nyeri yang berkembang bersamaan dengan berkeringat. 

Penyebabnya adalah peningkatan suhu, seperti ketika kamu mandi dengan air hangat. Akibatnya, setelah mandi kamu bisa mengalami gatal karena urtikaria kolinergik. 

Baca Juga: Cara Menghilangkan Bengkak dan Gatal Akibat Ulat Bulu.

Cara Mengatasi Badan Gatal Setelah Mandi 

Selain mengetahui penyebabnya, cara mengatasi badan gatal setelah mandi juga harus kamu ketahui. Tujuannya agar kamu bisa mengantisipasinya ketika tiba-tiba terjadi pada tubuhmu. 

Kamu bisa menggunakan berbagai cara berikut seperti dilansir dari berbagai sumber. 

1. Menepuk Area Gatal Hingga Kering 

Alih-alih menggunakan handuk untuk mengeringkan badan setelah mandi, kamu bisa melakukannya dengan menepuk-nepuk badan hingga kering. Dilansir dari laman Healthline, aktivitas ini dinilai sangat efektif untuk mengurangi rasa gatal setelah mandi. 

Sebab, menggosok kulit dengan handuk justru berpotensi menghilangkan kelembapan kulit. Oleh karenanya, kamu bisa menggunakan handuk yang bersih dan telah dicuci untuk menepuk-nepuk kulit yang basah hingga kering. 

Tindakan tersebut bermanfaat untuk menurunkan reaksi gatal yang dialami kulit setelah mandi. 

2. Melembapkan Kulit 

Meredakan gatal yang terjadi setelah mandi juga bisa dengan mengoleskan pelembap. Caranya, kamu bisa melakukannya saat kulit masih dalam keadaan lembap (basah). 

Mengoleskan pelembap saat kulit masih lembap setelah mandi akan membantu mengunci kelembapan pada pelindung kulit kamu. Dengan catatan, kamu harus memilih pelembap hipoalergenik yang bebas pewangi. 

Produk yang bebas dari minyak akan mencegah kulit menjadi berjerawat. Nah, untuk kamu yang ingin mendapatkan pendingin tambahan, kamu bisa menyimpan pelembap pada lemari pendingin sebelum mengaplikasikannya. 

3. Ganti Sabun Mandi 

Kamu bisa mengganti sabun apabila gatal yang dirasakan setelah mandi terjadi secara terus-menerus. Hal ini dikarenakan tidak semua sabun cocok dengan kondisi kulit setiap orang. 

Kamu bisa menggunakan sabun dengan bahan ringan dan hipoalergenik. Sabun jenis ini biasanya dapat memberikan efek positif dalam mengurangi gejala kulit kering. Oleh karenanya, mengganti sabun bisa menjadi pilihan untuk mengatasi gatal setelah mandi. 

4. Mengubah Rutinitas Mandi 

Kebiasaan mandi bisa sangat memengaruhi gatal di kulit setelahnya. Keadaan ini sebenarnya mengharuskanmu untuk mengubah rutinitas mandi. 

Mandi dalam waktu lama dapat menyebabkan kulit menjadi kering. Mengatasi hal ini bisa kamu lakukan dengan mandi sebentar dan menggunakan air yang tidak terlalu panas. 

Cara tersebut dinilai sangat efektif untuk membantu kulit kamu lebih sehat. Tentunya, juga dapat meredakan gatal setelah mandi. 

Nah, setelah kamu tahu apa saja penyebab badan gatal setelah mandi, sekarang sebisa mungkin hindari hal-hal yang bisa menjadi penyebabnya, ya!

Minyak Waji untuk Mengatasi Gatal 

Minyak Waji bisa menjadi obat gatal untuk kamu yang sering gatal setelah mandi. Hal ini karena Minyak Waji mengandung 10+ Botanical Essences, sehingga punya banyak khasiat.

Salah satu khasiat Minyak Waji adalah dapat mengatasi gatal-gatal di kulit. Sebab terdapat kandungan minyak, seperti minyak kelapa, zaitun, jojoba, pala, nyamplung, temulawak, kenanga, adas, pohon teh, dan sereh. 

Berbagai kandungan minyak tersebut mengandung senyawa dan sifat antiinflamasi, antijamur, antibakteri, dan antiseptik. Sifat-sifat tersebut sangat bermanfaat untuk meredakan gatal di kulit. 

Oleh karena itu, Sedulur harus dapatkan Minyak Waji sekarang juga melalui website resminya di website kami wajiofficial.id

Tinggalkan komentar